Kalau kamu sedang bingung memilih gelato vegan atau gelato biasa, yang lebih baik adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan tubuh, gaya hidup, dan nilai yang kamu pegang
- Kalau kamu menghindari produk hewani, intoleran laktosa, atau concern pada lingkungan, gelato vegan bisa jadi pilihan utama
- Kalau kamu tidak punya pantangan susu dan hanya ingin pengalaman gelato Italia yang klasik, gelato biasa tetap aman dinikmati sesekali dengan porsi terkontrol
Di bawah ini penjelasan lengkap dan praktis supaya kamu bisa memilih dengan tenang saat mampir ke store gelato atau memesan Frutta Gelato untuk rumah maupun bisnis kafe kamu
Apa itu gelato biasa?
Secara sederhana, gelato biasa adalah gelato berbahan dasar susu
Umumnya dibuat dari kombinasi
- Susu dan sedikit krim
- Gula
- Kadang kuning telur sebagai emulsifier
- Bahan perasa seperti cokelat, kacang, buah, kopi, dan lain lain
Dibanding es krim, gelato biasanya
- Menggunakan lebih banyak susu dan lebih sedikit krim
- Mengandung lemak lebih rendah, sekitar 4-9 persen
- Dikocok lebih pelan sehingga kurang udara dan terasa lebih padat serta creamy
Artinya, gelato biasa tetap dessert manis, tetapi cenderung lebih rendah lemak dibanding es krim standar
Apa itu gelato vegan?
Gelato vegan adalah gelato tanpa bahan hewani sama sekali
Artinya
- Tanpa susu sapi
- Tanpa krim hewani
- Tanpa telur
Posisi susu diganti dengan bahan nabati seperti
- Susu nabati: almond, oat, kedelai, kelapa, atau kacang mete
- Lemak nabati: minyak kelapa, cocoa butter, atau lemak nabati lain yang stabil pada suhu dingin
- Pemanis: gula, kadang pemanis alami seperti agave atau pemanis lain sesuai resep
- Stabilizer nabati: misalnya guar gum atau tepung biji locust untuk membantu tekstur tetap lembut
Secara tekstur, gelato vegan yang dibuat dengan formulasi tepat bisa
- Tetap creamy
- Punya body yang mirip gelato biasa
- Rasa yang kuat, terutama jika berbasis buah atau kacang
Perbedaan utama gelato vegan vs gelato biasa
Bahan dasar
- Gelato biasa
- Basis: susu, krim
- Bisa mengandung kuning telur
- Gelato vegan
- Basis: susu nabati seperti almond, oat, kedelai, kelapa, atau mete
- Bebas bahan hewani
Kandungan lemak dan tekstur
- Gelato biasa cenderung memiliki lemak dari susu dan krim
- Gelato vegan mendapat lemak dari bahan nabati seperti kelapa atau kacang
Tingkat lemak bisa mirip atau sedikit berbeda tergantung resep
Yang membedakan bukan hanya angka lemak, tetapi jenis lemaknya
- Lemak hewani kaya lemak jenuh
- Lemak nabati tertentu, seperti dari kacang atau sebagian jenis minyak, dapat memberikan profil lemak yang berbeda dan bisa lebih sejalan dengan pola makan plant based bila diatur dengan baik
Rasa dan karakter flavor
- Gelato biasa
- Cenderung punya rasa susu yang lembut dan familiar
- Lemak susu membantu membawa flavor cokelat, kacang, dan karamel dengan karakter khas
- Gelato vegan
- Kalau berbasis kelapa, akan ada sentuhan rasa tropis
- Kalau berbasis almond atau oat, rasa bisa lebih netral dengan sedikit karakter kacang atau sereal
- Cocok untuk kamu yang suka eksplorasi rasa yang sedikit berbeda dari gelato susu klasik
Alergi dan intoleransi
- Gelato biasa tidak cocok untuk
- Vegan
- Penderita alergi susu
- Intoleran laktosa (kecuali dibuat khusus lactose free)
- Gelato vegan lebih ramah untuk
- Vegan
- Orang yang intoleran laktosa
- Orang yang ingin mengurangi konsumsi produk hewani
Tetap perlu dicek label bagi yang alergi kacang, kedelai, atau gluten
Dari sisi kesehatan, mana yang lebih baik?
Penting diingat
Gelato, baik vegan maupun biasa, tetap masuk kategori dessert manis
Beberapa hal yang perlu kamu perhatikan
- Kalori dan gula
- Baik gelato biasa maupun vegan umumnya mengandung gula
- Keduanya sebaiknya dinikmati sebagai treat, bukan makanan utama sehari hari
- Jenis lemak
- Gelato biasa mendapatkan lemak dari susu dan krim
- Gelato vegan mendapatkan lemak dari nabati seperti kelapa, kacang mete, atau almond
- Pola makan modern banyak mendorong pengurangan lemak jenuh berlebih dan mendorong lemak nabati seimbang, tentu tetap dengan porsi bijak
- Kandungan ekstra dari bahan alami
- Gelato buah, baik vegan maupun biasa, bisa menyumbang sedikit vitamin dan antioksidan dari buah
- Varian kacang dapat memberikan tambahan protein dan lemak baik
Jadi, dari sudut pandang kesehatan
- Gelato vegan lebih unggul jika
- Kamu ingin mengurangi produk hewani
- Kamu intoleran laktosa
- Kamu sedang menjalankan pola makan plant based
- Gelato biasa masih relevan bila
Dari sisi lingkungan dan nilai hidup
Bagi banyak orang, pilihan vegan bukan hanya soal nutrisi, tetapi juga nilai hidup
- Produk nabati umumnya memiliki jejak emisi yang lebih rendah dibanding produksi susu, meski tetap tergantung bahan dan rantai pasok
- Memilih gelato vegan bisa terasa lebih selaras dengan gaya hidup yang lebih ramah bumi dan lebih sedikit bergantung pada peternakan intensif
Kalau kamu peduli pada
- Isu keberlanjutan
- Efek lingkungan dari industri susu
- Kesejahteraan hewan
Maka gelato vegan sering terasa lebih sesuai dengan value yang kamu pegang
Mana yang lebih baik untuk kamu secara praktis?
Supaya lebih mudah, bayangkan tiga situasi ini
Kamu vegan atau intoleran laktosa
- Pilihan paling aman dan nyaman: gelato vegan atau sorbet buah tanpa susu
- Pastikan
- Cek label, benar benar bebas susu dan bebas produk hewani
- Tanyakan ke outlet gelato apakah ada risiko kontaminasi silang
Kamu pemilik kafe atau resto
Untuk bisnis, kombinasi keduanya justru bisa jadi strategi
- Sediakan gelato biasa premium untuk pelanggan yang ingin rasa klasik creamy
- Tambahkan minimal satu atau dua varian gelato vegan
- Misalnya rasa cokelat dark, pistachio berbasis almond milk, atau sorbet buah segar
- Ini membuat menu kamu ramah untuk lebih banyak jenis pelanggan
Dengan cara ini, kamu tidak hanya menjual dessert, tetapi juga memberikan solusi bagi tamu dengan kebutuhan khusus
Kamu hanya ingin treat manis sesekali
- Kalau kamu tidak punya pantangan, kamu bebas memilih
- Fokus pada
- Porsi yang wajar
- Frekuensi konsumsi
- Kualitas bahan yang digunakan
Di titik ini, lebih baik menikmati satu porsi gelato berkualitas tinggi, entah vegan atau biasa, daripada sering makan dessert ultra proses dengan bahan tambahan berlebih
Cara memilih gelato terbaik saat di outlet
Agar kamu tidak bingung di depan display gelato, gunakan checklist praktis ini
- Tanya dulu ke petugas
- Varian mana yang vegan
- Varian mana yang mengandung susu atau telur
- Cek informasi bahan bila tersedia
- Adakah susu sapi
- Adakah kacang untuk kamu yang alergi
- Dipakai pemanis apa
- Pikirkan tujuanmu
- Jika kamu ingin sensasi klasik Italia, gelato susu bisa jadi pilihan
- Jika kamu ingin dessert plant based atau perutmu sering bermasalah dengan susu, pilih gelato vegan atau sorbet buah
- Utamakan kualitas daripada jumlah scoop
- Pilih rasa yang benar benar ingin kamu nikmati
- Lebih sedikit tetapi puas, daripada banyak tapi terasa berat
Jadi, mana yang lebih baik: gelato vegan atau gelato biasa?
- Gelato vegan lebih baik jika kamu
- Vegan
- Intoleran laktosa
- Alergi susu
- Ingin mengurangi produk hewani dan lebih peduli lingkungan
- Gelato biasa lebih baik untukmu jika
- Kamu tidak memiliki pantangan susu
- Kamu mencari rasa dan tekstur tradisional khas gelato Italia
Yang paling penting, keduanya tetap dessert
Dinilai “lebih baik” bukan hanya dari label vegan atau biasa, tetapi dari
- Seberapa sering kamu mengonsumsinya
- Bagaimana kamu menyeimbangkan dengan pola makan harian
- Bagaimana kamu memilih brand yang transparan dengan bahan dan proses produksinya
Baca Juga: Hang Out Jadi Lebih Manis dengan Frutta Gelato Kini Hadir di Living World Alam Sutera
Sumber: alodokter




