Banyak orang ingin mulai bisnis, tapi mentok di satu pertanyaan besar:
“Mending pilih franchise, jadi reseller, atau produksi sendiri ya?”
Setiap model bisnis punya plus minusnya sendiri. Nah, artikel ini akan bantu kamu memilih yang paling sesuai, terutama kalau kamu pemula, punya modal terbatas, atau sedang cari usaha yang bisa fleksibel dijalankan dari rumah.
1. Kenapa Memilih Model Bisnis Itu Penting?
Model bisnis yang kamu pilih akan menentukan:
- Seberapa besar modal yang kamu butuhkan
- Seberapa cepat kamu bisa mulai
- Seberapa besar kontrol yang kamu punya atas produk & brand
- Seberapa tinggi risiko dan potensi untung
Jadi, jangan asal pilih. Sesuaikan dengan kebutuhan, kemampuan, dan tujuan jangka panjangmu.
2. Franchise: Solusi Cepat untuk Bisnis Siap Jalan
Cocok untuk: Kamu yang ingin langsung punya bisnis dengan sistem dan branding yang sudah jadi.
Kelebihan Franchise:
- Brand sudah dikenal
- Sistem operasional jelas
- Pelatihan dan support tersedia
- Cocok buat pemula yang belum punya pengalaman bisnis
Kekurangan Franchise:
- Modal awal biasanya cukup besar
- Ada aturan dan SOP ketat
- Tidak bisa terlalu kreatif dengan produk
- Ada fee royalti berkala
3. Reseller: Praktis Tanpa Produksi, Minim Risiko
Cocok untuk: Kamu yang punya modal terbatas dan ingin mulai cepat tanpa repot produksi.
Kelebihan Reseller:
- Tidak perlu produksi atau stok banyak
- Modal lebih fleksibel
- Bisa mulai dari rumah
- Cocok untuk ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga karyawan
Kekurangan Reseller:
- Keuntungan per produk relatif kecil
- Persaingan dengan reseller lain
- Bergantung pada supplier
- Sulit membangun brand sendiri
4. Produksi Sendiri: Bebas Kreasi, Tapi Butuh Persiapan
Cocok untuk: Kamu yang ingin membangun brand sendiri dan punya kemampuan produksi.
Kelebihan Produksi Sendiri:
- Bebas berkreasi dan inovasi
- Untung bisa lebih besar
- Punya brand sendiri
- Bisa kontrol kualitas
Kekurangan Produksi Sendiri:
- Butuh alat dan bahan sendiri
- Belajar produksi & packaging
- Risiko rugi lebih tinggi di awal
- Butuh waktu untuk bangun pasar
5. Ringkasan Tabel Perbandingan

6. Jadi, Harus Pilih yang Mana?
Jawab 3 pertanyaan ini:
- Berapa modal yang kamu punya sekarang?
- Apakah kamu ingin brand sendiri atau siap ikut sistem orang lain?
- Seberapa siap kamu belajar dan terlibat langsung dalam bisnis?
Kalau kamu:
- Ingin cepat jalan, tapi nggak mau repot: Franchise
- Ingin bisnis santai tapi tetap untung: Reseller
- Siap komitmen & bangun jangka panjang: Produksi sendiri
Yang penting, pilih yang realistis dan bisa kamu jalani dengan konsisten.
Contoh Nyata: Frutta Gelato Buka Peluang Usaha
Frutta Gelato menawarkan:
- Model franchise untuk kamu yang mau langsung punya booth
- Peluang reseller untuk kuliner atau UMKM makanan yang ingin menambah menu
- Bahan baku premix untuk kamu yang ingin produksi sendiri
Semua bisa disesuaikan dengan modal, waktu, dan tujuan bisnis kamu.
Pelajari lebih lanjut di fruttagelato.com
Kesimpulan
Setiap jalur bisnis punya tantangan dan peluangnya masing-masing. Tapi dengan pemahaman yang tepat dan strategi yang sesuai, kamu bisa mulai dengan langkah paling bijak. Jangan lupa, yang terpenting bukan cuma mulai… tapi konsisten dan berkembang.



