Puasa itu bukan cuma soal menahan lapar dan haus. Yang sering jadi tantangan justru menjaga energi tetap stabil dari sahur sampai magrib. Pernah merasa siang hari sudah lemas, kepala agak pusing, lalu saat berbuka malah “balas dendam” makan berlebihan? Tenang, kamu nggak sendiri.
Ramadan 2026 ini, yuk coba jalani puasa dengan lebih mindful. Bukan berarti nggak boleh makan enak, tapi lebih ke bagaimana memilih yang tepat — termasuk saat menikmati dessert seperti gelato.
Sahur Jangan Asal Kenyang
Sahur itu fondasi. Kalau salah pilih makanan, efeknya terasa seharian.
Tips sahur yang bikin kuat:
-
Pilih karbohidrat kompleks (nasi merah, oatmeal, roti gandum)
-
Tambahkan protein (telur, ayam, tahu, tempe)
-
Jangan lupa serat (sayur & buah)
-
Kurangi makanan terlalu asin
Makanan terlalu asin bikin cepat haus. Terlalu manis bikin cepat lapar. Seimbang itu kuncinya.
Berbuka Pelan-Pelan, Jangan Kalap
Setelah seharian puasa, wajar banget kalau lapar banget. Tapi sistem pencernaan kita baru “bangun”. Jadi, jangan langsung dihujani makanan berat.
Urutan ideal:
-
Air putih
-
Kurma
-
Makanan ringan
-
Makan utama setelah salat
Cara ini bikin perut nggak kaget dan kamu nggak merasa begah.
Takjil Boleh Manis, Tapi Jangan Berlebihan
Ramadan identik dengan makanan manis. Kolak, es buah, gorengan — semuanya menggoda.
Tapi coba perhatikan:
-
Gula berlebihan bikin cepat ngantuk
-
Gorengan terlalu banyak bikin perut nggak nyaman
-
Makan terlalu berat bikin malas tarawih
Alternatifnya? Pilih takjil yang lebih ringan seperti buah segar, puding, atau dessert dingin dengan porsi terkontrol.
Bolehkah Makan Gelato Saat Berbuka?
Jawabannya: boleh banget.
Banyak yang mengira semua dessert dingin itu “berat”. Padahal, gelato berbeda dengan es krim biasa. Umumnya, gelato memiliki kandungan lemak lebih rendah dan rasa yang lebih intens, sehingga tidak perlu makan banyak untuk merasa puas.
Kalau kamu ingin sesuatu yang segar setelah kurma, single scoop gelato rasa buah seperti mangga, stroberi, atau lemon bisa jadi pilihan menyenangkan.
Ingin yang lebih creamy? Pistachio atau cokelat premium juga tetap aman, asal porsinya wajar.
Kuncinya bukan di “boleh atau tidak”, tapi di kontrol porsi.
Jangan Balas Dendam Makan
Istilah “balas dendam” ini nyata banget saat Ramadan 😅
Efeknya:
-
Perut kembung
-
Ngantuk berat
-
Berat badan naik
-
Ibadah jadi kurang fokus
Lebih baik makan cukup, nikmati perlahan, dan berhenti sebelum terlalu kenyang.
Tetap Minum Cukup Air
Pakai pola 2–4–2:
-
2 gelas saat berbuka
-
4 gelas antara magrib dan sahur
-
2 gelas saat sahur
Dessert dingin menyegarkan, tapi tetap bukan pengganti air putih ya.
Puasa Tetap Bisa Nikmati Momen
Ramadan itu soal kebersamaan. Bukber dengan teman, keluarga, atau rekan kerja. Menikmati dessert seperti gelato dalam suasana hangat bukanlah hal yang salah.
Tips utamanya:
✔ Sahur dengan nutrisi seimbang
✔ Berbuka bertahap
✔ Hindari makanan terlalu berminyak
✔ Kontrol asupan gula
✔ Pilih dessert yang lebih ringan
✔ Tetap terhidrasi
Gelato dapat menjadi salah satu alternatif dessert berbuka yang menyegarkan, selama dikonsumsi dalam porsi wajar dan sebagai bagian dari pola makan yang seimbang.
Puasa tetap lancar, energi terjaga, dan momen berbuka menjadi lebih menyenangkan.



