Ramadan selalu menjadi momen puncak bagi industri kuliner di Indonesia. Memasuki tahun 2026, tren kuliner Ramadan mengalami evolusi signifikan. Konsumen tidak lagi hanya mencari takjil tradisional seperti kolak atau gorengan, tetapi mulai beralih ke menu yang lebih modern, premium, sehat, dan memiliki nilai pengalaman (experience).
Lalu, apa saja tren kuliner Ramadan 2026 yang paling dicari?
Berikut pembahasan lengkapnya, baik untuk konsumen maupun pelaku bisnis F&B.
1. Takjil Modern dengan Sentuhan Premium
Takjil tetap menjadi kategori dengan pencarian tertinggi menjelang bulan puasa. Namun di 2026, kata kunci di Google Trends seperti “takjil kekinian”, “takjil modern”, dan “dessert premium Ramadan” semakin meningkat.
Beberapa contoh takjil modern yang populer:
-
Dessert box kurma cokelat
-
Puding saffron
-
Croissant isi kurma
-
Gelato rasa kurma, pistachio, atau cokelat premium
-
Mini pastry platter untuk sharing
Konsumen urban di Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogja, hingga Makassar cenderung memilih takjil yang tidak terlalu berat tetapi tetap memanjakan lidah.
2. Dessert Dingin yang Menyegarkan
Setelah seharian berpuasa, tubuh membutuhkan asupan yang ringan dan menyegarkan. Karena itu, dessert dingin menjadi salah satu tren kuliner Ramadan 2026 yang paling menonjol.
Kategori yang paling dicari:
-
Es buah premium
-
Coconut-based dessert
-
Sorbet buah tropis
-
Gelato berbasis buah segar
Gelato semakin populer karena teksturnya lebih padat dan kandungan lemaknya relatif lebih ringan dibanding es krim biasa. Selain itu, variasi rasanya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan tema Ramadan.
Untuk hotel dan restoran, dessert dingin juga memiliki nilai visual tinggi untuk buffet display.
3. Menu Berbasis Bahan Lokal & Cerita (Storytelling Food)
Konsumen 2026 semakin peduli pada bahan baku dan cerita di balik produk. Tren ini disebut sebagai story-driven culinary.
Contoh menu yang banyak diminati:
-
Kelapa gula aren
-
Kopi nusantara
-
Cokelat single origin
-
Kurma premium Timur Tengah
-
Buah tropis Indonesia
Restoran dan hotel yang mampu mengemas menu dengan storytelling yang kuat akan lebih menarik perhatian konsumen, terutama di media sosial.
4. Paket Buka Puasa Sharing & Corporate Iftar
Buka puasa bersama (bukber) tetap menjadi aktivitas sosial utama selama Ramadan. Di 2026, tren bergeser ke konsep:
-
Sharing platter
-
Family dessert package
-
Corporate iftar buffet
-
Private dining Ramadan
Bagi pelaku bisnis F&B, ini berarti peluang upselling lebih besar. Menu takjil modern dapat dijadikan add-on premium dalam paket buka puasa.
5. Takjil Sehat & Lebih Seimbang
Kesadaran gaya hidup sehat juga memengaruhi tren Ramadan 2026. Banyak konsumen mencari:
-
Dessert rendah gula
-
Opsi dairy-free
-
Menu berbasis buah alami
-
Porsi kecil tetapi berkualitas
Keyword seperti “takjil sehat” dan “dessert rendah gula Ramadan” mulai meningkat menjelang bulan puasa.
Ini menjadi peluang besar bagi brand yang mampu menawarkan alternatif lebih ringan tanpa mengorbankan rasa.
Peluang Bisnis dari Tren Kuliner Ramadan 2026
Ramadan bukan hanya momen religius, tetapi juga periode dengan peningkatan transaksi signifikan di sektor F&B.
Beberapa fakta perilaku konsumen:
-
Frekuensi makan di luar meningkat
-
Pesanan catering & hampers naik
-
Hotel menyiapkan buffet tematik
-
Corporate mengadakan buka puasa bersama
Bagi hotel, restoran, cafe, dan catering, memahami tren kuliner Ramadan 2026 berarti bisa:
-
Meningkatkan average spend per customer
-
Menciptakan diferensiasi
-
Mendorong repeat visit
-
Mengoptimalkan margin dessert
Mengapa Gelato Masuk dalam Tren Ramadan 2026?
Salah satu dessert yang paling fleksibel mengikuti tren ini adalah gelato.
Alasannya:
-
Bisa dikustomisasi sesuai tema Ramadan
-
Cocok untuk buffet hotel
-
Dapat dijual per scoop atau family pack
-
Cocok untuk hampers corporate
-
Visualnya menarik untuk media sosial
Varian seperti kurma, pistachio, cokelat premium, mangga, dan kelapa gula aren sangat relevan dengan preferensi Ramadan.
Bagi pelaku B2B, menghadirkan gelato dalam paket buka puasa bisa menjadi diferensiasi dibanding kompetitor yang hanya menyajikan dessert konvensional.
Strategi Optimasi Menu Ramadan untuk Pelaku F&B
Agar bisa memaksimalkan tren ini, berikut strategi yang direkomendasikan:
1. Mulai Persiapan Lebih Awal
Hotel dan restoran idealnya menyusun konsep Ramadan 2–3 bulan sebelumnya.
2. Ciptakan Menu Limited Edition
Rasa musiman menciptakan sense of urgency dan ditunggu-tunggu oleh customer
3. Maksimalkan Visual & Media Sosial
Dessert yang estetik meningkatkan potensi viral.
4. Kolaborasi dengan Supplier Profesional
Kemitraan B2B memastikan kualitas dan supply stabil selama peak season.
Tren kuliner Ramadan 2026 menunjukkan pergeseran signifikan menuju takjil modern, dessert premium, menu sehat, dan pengalaman berbuka yang lebih berkesan.
Bagi konsumen, pilihan semakin variatif dan berkualitas.
Bagi pelaku bisnis F&B, ini adalah momentum untuk berinovasi dan meningkatkan profitabilitas.
Menu seperti gelato, dessert berbasis buah, dan paket sharing menjadi bagian penting dari transformasi kuliner Ramadan yang lebih modern.
Ramadan 2026 bukan sekadar musim penjualan — tetapi peluang strategis untuk membangun positioning brand jangka panjang di industri hospitality dan F&B Indonesia.
Mitra kami sudah merasakan beberapa menu-menu signature yang dibuat khusus dari Frutta Gelato, Hotel dan Cafe kamu kapan? Konsultasikan Gratis Disini.


